Tag

,


VLC icon

VLC icon (Photo credit: Wikipedia)

Bismillah, VLC adalah salah satu Media player kesukaan para pengguna Open Source. Dengan adanya codec yang lengkap, dan user interface yang menarik membuat User senang menggunakannya.

Umumnya, VLC dapat dijalnakan dari user biasa dan tidak dapat dijalankan dengan menggunakan user root. Sehingga, terkadang kita agak sedikit kerepotan jika telah terlanjur login menggunakan root –memang sih, lebih aman jika tidak dijalankan dengan root, akan tetepi ada waktunya kita terpaksa harus menggunakannya. Ketika dijalankan dengan menggunakan root, VLC akan memunculkan output (pada terminal) sebagai berikut:

VLC is not supposed to be run as root. Sorry.
If you need to use real-time priorities and/or privileged TCP ports
you can use vlc-wrapper (make sure it is Set-UID root and
cannot be run by non-trusted users first).

Ada beberapa trik yang dapat digunakan agar dapat menjalankan VLC melalui root, pertama dengan mengkompilasi ulang VLC dari sourcenya dan yang kedua dengan mengubah binary VLC yang telah terinstall.

Untuk cara yang pertama mungkin agak sedikit kerepotan, karena kita butuh source dari VLC dan juga membutuhkan waktu yang cukup lama untuk kompilasi. Maka dari itu, kita akan mengguakan cara yang kedua saja. Untuk cara yang kedua ini, triknya cukup sederhana, langkah-langkahnya yakni (WARNING: gunakan dengan resiko sendiri):

  • Cari lokasi binary VLC, umumnya terletak di
/usr/bin/vlc 
  • Backup file tersebut terlebih dahulu untuk keamanan jika nanti terjadi kesalahan pada step-step berikutnya:
cp /usr/bin/vlc /usr/bin/vlc_backup
  • Buka file binary tersebut dengan editor Vim (recomended)
vim /usr/bin/vlc
  • Pada editor vim, ketika masih pada modus command, ketikkan:
/geteuid

  • Editor akan secara otomatis mengarah pada text yang berisi geteuid. Ganti text tersebut dengan getppid. Kemudia simpan file yang telah di ubah tersebut.
  • Nah, sekarang coba jalankan kembali VLC dengan user root.

Semoga bermanfaat.