Tag

, , , , , , , , , , , ,


BitTorrent Download

BitTorrent Download (Photo credit: nrkbeta)

Bismillah. BitTorrent adalah protokol sharing data yang dapat dikatakan cepat dan relliable. Bittorrent adalah protokol sharing data peer-to-peer yang paling sering digunakan untuk membagi data-data berukuran besar seperti file ISO, Video, dan lainnya. Di Linux, ada banyak aplikasi client untuk torrent ini, beberapa diantaranya berbasis CLI (terminal) dan beberapa lainnya bisa berjaan di GUI.

Pada kesempatan kali ini, saya akan membahas beberapa aplikasi Client torrent terbaik untuk Linux yang paling sering digunakan oleh para torrenter. Catatan: semua contoh yang ada disinimenggunakan file torrent dari: http://torrent.mp3quran.net/torrents.php atau torrent file Saad Alghamdi.

1. Aria2

Aria2 atau aria adalah sebuah aplikasi download manager berbasis CLI. Aria2 dapat digunakan untuk mendownload dari FTP, HTTP/S, Bittorrent, dan Metalink. Aria2 cukup powerfull dan sangat mudah untuk dikonfigurasi proses sharingnya ketika menghandle torrent.

Untuk mendownload file, aria2 dapat mendownload atau melakukan koneksi dari berberapa sumber sekaligus (menggunakan mirror) dan akan mencoba untuk memanfaatkan semua bandwith yang ada untuk proses download tersebut. Untuk mendownload torrent, aria2 cukup mudah untuk digunakan, berikut beberapa contoh penggunaan Aria2 ntuk mendownload torrent:

  • Simple torrent Download.
$ aria2c Saad\ Alghamdi.torrent
Aria2 Example

Contoh Aria2 untuk mendownload torrent

  • Membatasi kecepatan download dan upload.
$ aria2c --max-overall-download-limit=20K --max-upload-limit=10K Saad\ Alghamdi.torrent
Aria2 with Speed Limitter

Aria2 with Speed Limitter

  • Mendownload file tertentu saja dalam list file torrent.

Jika diprhatikan, download yang dilakukan pada kedua contoh di atas akan mendownload semua file yang ada dalam torrent secara partially. Akan tetapi, jika kita ingin mendownload file-file tertentu saja, maka caranya cukup mudah, perhatikan contoh berikut:

- Cek index file-file di dalam torrent terlebih dahulu.

$ aria2c Saad\ Alghamdi.torrent -S                 
>>> Printing the contents of file 'Saad Alghamdi.torrent'...
*** BitTorrent File Information ***
Creation Date: Thu, 13 Mar 2008 11:46:27 GMT
Created By: uTorrent/1770
Mode: multi
Announce:
 http://torrent.mp3quran.net/announce.php
Info Hash: f456e1a32123a31b3e80148ba66301b768303acc
Piece Length: 4.0MiB
The Number of Pieces: 680
Total Length: 2.6GiB (2,851,677,792)
Name: Saad_Alghamdi_(MP3_Quran)
Magnet URI: magnet:?xt=urn:btih:F456E1A32123A31B3E80148BA66301B768303ACC&dn=Saad_Alghamdi_%28MP3_Quran%29&tr=http%3A%2F%2Ftorrent.mp3quran.net%2Fannounce.php
Files:
idx|path/length
===+===========================================================================
  1|./Saad_Alghamdi_(MP3_Quran)/001.mp3
   |1.4MiB (1,519,965)
---+---------------------------------------------------------------------------
  2|./Saad_Alghamdi_(MP3_Quran)/002.mp3
   |215MiB (225,744,426)
---+---------------------------------------------------------------------------
  3|./Saad_Alghamdi_(MP3_Quran)/003.mp3
   |120MiB (125,939,945)
---+---------------------------------------------------------------------------
  ...

- Sebagai contoh pada torrent tersebut terdapat 116 file, kita akan mencoba mendownload file ke 111-114 dan file ke 93. Maka perintahnya:

$ aria2c Saad\ Alghamdi.torrent --select-file=111-114,93
Aria2 select file from torrent

Aria2 select file from torrent

- Jika diperhatikan hasil downloadnya:

$ ls
Saad Alghamdi.torrent  Saad_Alghamdi_(MP3_Quran)  Saad_Alghamdi_(MP3_Quran).aria2
[koro@arch-x torrent]$ tree
.
|-- Saad\ Alghamdi.torrent
|-- Saad_Alghamdi_(MP3_Quran)
|   |-- 091.mp3
|   |-- 092.mp3
|   |-- 093.mp3
|   |-- 094.mp3
|   |-- 095.mp3
|   |-- 096.mp3
|   |-- 110.mp3
|   |-- 111.mp3
|   |-- 112.mp3
|   |-- 113.mp3
|   |-- 114.mp3
|   |-- MP3Quran.gif
|   `-- MP3Quran.net.txt
`-- Saad_Alghamdi_(MP3_Quran).aria21 directory, 15 files

- Beberapa file lain yang tidak dipilih ternyata masih ikut terdownload, tapi ini tidak terlalu penting. Dan jika dibuka, maka hanya file-file yang dipilih tersebutlah yang bisa dibuka, sedangkan yang lain dinyatakan corrupt (kecuali file-file berukuran kecil).

Selain dengan menggunakan CLI, telah banyak developer yang membuatkan front-end untuk aplikasi ini. beberapa aplikasi front-end aria berbasis GUI diantaranya yakni:

2. Deluge

Deluge adalah sebuah Bittorrent client yang dibuat dengan Python dan GTK+. Deluge memiliki UI yang sederhana dan dilengkapi fitur-fitur untuk management torrent. Beberapa fitur yang menurut saya penting dari Deluge ini diantaranya yakni: Scheduling, Bandwith Limitter (karena menggunakan shared connection dengan tetangga), Enkripsi (untuk memastikan pake torrent tidak terblokir oleh ISP), Daemon (berjalan di belakang layar dan bisa diremote), File alocation mode (full dan compact) dan prioritas download (hanya ada 4 prioritas: highest, high, normal, dan don’t download).

Deluge

Deluge

Deluge dilengkapi dengan beberapa plugin yang bermanfaat. Plugin-plugin ini dapat di download di: http://dev.deluge-torrent.org/wiki/Plugins.

3. Transmission

Memiliki tampilan yang sangat sederhana dan ringan. Transmission memiliki fitur yang tidak sebanyak Deluge, Vuze dan KTorrent. Transmission dijadikan pilihan karena memiliki tiga interface yang berbeda, yakni CLI, GUI (berbasis GTK dan Qt) dan web. Transmission cukup berukuran sangat kecil dan ringan, sehingga sangat cocok digunakan untuk torrenter yang hanya menggunakan torrent kadang-kadang saja. Namun jika anda termasuk torrenter kelas berat, maka Transmission tidak begitu direkomendasikan.

GUI dan Web UI Transmission

GUI dan Web UI Transmission

Web UI bisa diakses melalui alamat http://localhost:port/transmission/web/ dengan terlebih dahulu mengaktifkan web UI pada menu Preference. Transmission menggunakan daemon yang ideal untuk digunakan di server dan embedded system.

4. KTorrent

KTorrent adalah salah satu Bittorrent client untuk Desktop KDE dan merupakan bagian dari KDE Software compilation. Dibandingkan dengan torrent client lainnya KTorrent lebih enak dan nyaman untuk digunakan. KTorrent juga telah dilengkapi dengan cukup banyak fitur, termasuk di dalamnya yakni speed chart untuk melihat grafik kecepatan transfer data. Fitur menarik lainnya yakni Bandwith scheduling yang lebih mudah dikontrol, dimana user dapat membatasi pada jam berapa saja user bisa menggunakan kecepatan tertentu. Ini sangat bermanfaat jika kita ingin pada tengah malam, aktifitas torrent dijadikan unlimited, sedangkan pada jam-jam sibuk, kecepatan transfer data dilimit untuk memberikan kenyamanan berinternet.

KTorrent Bittorrent client untuk KDE

KTorrent Bittorrent client untuk KDE

KTorrent juga dilengkapi banyak plugin tambahan, misalnya seperti web client, magnetic generator, IP filter, media player dan lainnya. Bagi anda yang merupakan Torrenter kelas berat, KTorrent dapat anda jadikan pilihan.

5. qBittorrent

qBittorrent adalah alternatif lain untuk mendownload torrent. Seperti namanya, qBittorrent dibuat dengan enggunakan library Qt. qBittorrent memiliki interface dan fitur yang mirip seperti Deluge. Sehingga sangat direkomendasikan bagi anda yang baru beralih dari GTK+ ke Qt.

qBittorent Bittorrent client berbasis Qt, ringan dan powefull.

qBittorent Bittorrent client berbasis Qt, ringan dan poweful.

qBittorrent bersifat multi platform dan telah tersedia untuk sistem operasi lain selain Linux seperti Windows, Free BSD, dan Mac Os X.

6. Vuze

Ini adalah Bittorrent client terakhir yang akan saya bahas disini. Vuze yang dulunya bernama Azureus adalah salah satu bittorrent client multi platform yang ada. Seperti pada situs resminya dikatakan: “Vuze Bittorrent Client – The Most Powerful Bittorrent Software on Earth” memang sangat powerful dibandingkan beberapa bittorrent client lainnya. Vuze ditulis dengan menggunakan bahasa Java dengan Azureus engine sebagai back-end nya.

Vuze termasuk salah satu bittorrent client pavorit saya, karena dengan beberapa fiturnya yang tidak ada pada bittorrent client yang telah disebutkan di atas. Salah satu fitur yang saya sukai pada Vuze adalah prioritas download pada torrent dengan multiple file di dalamnya. Pada bittorrent client yang telah saya sampaikan di atas, prioritas biasanya hanya ada 4 jenis yakni: Tidak di downoad, Normal, Tinggi, dan lebih tinggi. Sedangkan pada Vuze, prioritas ini tetap ada, dan bisa diberikan penomoran, misalnya prioritas 0 sampai dengan 20, maka file dengan angka prioritas lebih besar akan di download lebih awal dibandingkan dengan file-file dengan prioritas lebih kecil.

Vuze, the most powerful Bittorrrent client

Vuze, the most powerful Bittorrrent client

Akan tetapi, disamping kelebihan-kelebihan itu, Vuze memiliki kelemahan esensial dibandingkan dengan client-client bittorrent lainnya, yakni terkesan “Berat dan lambat”. Berat dan lambat dalam artian loading UI dan controlnya, kalau dari sisi download/transfer data dapat dikatakan relatif cepat.

Kesimpulan

Ada banyak pilihan untuk Bittorrent client di Linux, tidak hanya sekedar enam seperti yang disebutkan di atas, akan tetapi masih ada beberapa lagi yang mungkin menarik menurut anda. Dari sekian banyak bittorrent client ini masing-masing memiliki kelebihan dan keunikan sendiri-sendiri sehingga sangat layak untuk anda uji coba.

Akhir kata, dari beberapa Bittorrent client yang disebutkan di atas, yang menjadi kesukaan penulis secara berturut-turut adalah: Aria2, Deluge, KTorrent dan Vuze (ini hanya sekedar opini dan kesukaan dari penulis). Semoga bermanfaat.